Tuesday, March 24, 2020


Transportasi mobil merupakan kendaraan yang paling banyak digunakan di Indonesia setelah kendaraan motor. Mobil memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan motor. 

Namun tidak semua orang bisa untuk memilikinya hanya mereka yang mampu dan memiliki ekonomi yang berkecukupan. Seiring banyaknya permintaan pasar terhadap mobil kini perusahaan otomotif saling bersaing dalam memperoleh hati pelangganya sebut saja seperti perusahaan mobil Toyota dan Honda. 

Ada berbagai macam merek mobil dari mobil kelas MVP sampak mobil sport seperti Ferrari dan Lamborghini. Untuk saat ini perusahaan mobil saling memperebutkan posisi sebagai merek mobil terbaik dan terlaris.

Di Indonesia sendiri merek mobil terbaik dan terlaris kebanyakan berasal dari mobil dari kelas MVP dengan harga yang lebih terjangkau dan performa mesin yang cukup bisa diandalkan. 

Untuk mobil kelas sport di Indonesia masih sedikit minat pembelinya ya mengigatkan harga dari mobil yang masih fantastis Hinga mencapai milyuran rupiah. Namun beberapa merek dari perusahaan mobil juga mengeluarkan produk mobil semi sports nya dengan desain yang tidak kalah menarik dan performa yang tangguh.

Memang dapat dikatakan bahwa pasar di Indonesia terhadap permintaan mobil bukan berasal dari performa maupun desain saja namun juga pertimbangan terhadap harga. 

Harga mobil yang terlalu mahal akan sepi peminatnya namun bukan berarti harga mobil yang murah akan banyak peminatnya karena faktor penentu bukan berasal dari harga saja seperti performa, desain dan ketahan mobil yang menjadi penentu merek mobil terbaik terhadap suatu perusahaan.

Menurut Alfon, salah satu staff data collection di perusahaan Garda Oto Digital memberikan informasi akurat mengenai data penjualan merk mobil yang paling diminati masyarakat di tahun 2019.

1. Agustus
     Toyota 34.691 unit
     Honda 17.691 unit
     Daihatsu 15.822 unit
     Suzuki 10.034 unit
     Mitsubishi 9.185 unit
     Hino 2.787 unit
     Isuzu 1.772 unit
     Datsun 1.140 unit
     Nissan 1.126 unit
     Mazda 481 unit

2. Januari - Agustus
     Toyota 261.599 unit
     Daihatsu 124.726 unit
     Honda 123.628 unit
     Mitsubishi 70.564 unit
     Suzuki 71.925 unit
     Hino 17.967 unit
     Nissan 11.490 unit
     Isuzu 11.618 unit
     Datsun 6.920 unit
     Mercedes-Benz 1.380 unit

Dari daftar merek mobil terbaik dan terlaris diatas dipegang oleh perusahaan mobil yang berasal dari Jepang yaitu Toyota. Dapat disimpulkan posisi tiga besar dipegang oleh Toyota Daihatsu dan Honda. 

Daihatsu dan Honda saling berebut dan berganti posisi namun pada posisi pertama Toyota unggul jauh dengan penjualan total sebesar 261.599 unit sementara pada posisi kedua dipegang oleh Daihatsu dengan penjualan total sebesar 124.726 unit.

Daftar merek mobil terbaik dan terlaris di Indonesia berdasarkan daftar diatas bisa saja berubah di lain waktu. Mengigat tidak ada hal yang tidak mungkin jika posisi pertama yang dipegang oleh Toyota akan tergantikan.


Wednesday, January 22, 2020


Ketika Anda tengah terdesak dan membutuhkan uang sementara cicilan mobil masih menghantui, over kredit mobil bisa menjadi solusinya. Pernahkan Anda mendengar istilah over kredit? Ini adalah istilah yang digunakan ketika seseorang berniat menjual mobil yang masih berada dalam masa kredit kepada orang lain.

 Ada berbagai alasan mengapa seseorang melakukan over kredit, salah satunya adalah merasa keberatan dengan besarnya biaya cicilan mobil. Apabila Anda melakukan cara over kredit mobil secara tidak benar, ini bisa menimbulkan masalah. Yang terburuk Anda bisa dituntut dan masuk ke dalam bui. 

Namun jika dilakukan dengan cara yang benar, over kredit bisa menjadi jalan keluar dari masalah keuangan. 
 
Secara umum cara over kredit mobil dilakukan sebagai berikut. Pertama Anda datang ke kantor leasing beserta calon pembeli mobil Anda. Jelaskan maksud kedatangan Anda untuk melakukan over kredit. 

Nantinya petugas akan meminta beberapa dokumen seperti KTP, KK, rekening listrik/PBB, rekening telepon, rekening tabungan selama 3 bulan terakhir, slip gaji dan NPWP. 
 
Setelah melengkapi berkas yang dimaksud, pihak leasing akan melakukan survey dan analisis kemampuan finansial calon pembeli dalam melunasi sisa cicilan. Apabila calon pembeli dinyatakan tidak layak, permintaan Anda sudah pasti akan ditolak. 

Tetapi, apabila pihak leasing atau bank memutuskan bahwa calon pembeli layak, maka over bisa dilakukan disertai biaya tambahan. 

Selain sisa cicilan calon pembeli juga perlu membayarkan sejumlah biaya tambahan untuk notaris dan asuransi. Jika calon pembeli bersedia, maka ia bisa menjadi debitur baru. Langkah selanjutnya akan ditentukan oleh pihak leasing atau bank. 

Apabila Anda berperan sebagai calon pembeli atau debitur baru, Anda perlu memastikan beberapa hal sebelum menyetujui over kredit mobil. 

Yang paling utama Anda harus memastikan bahwa debitur lama tidak memiliki riwayat macet dalam pencicilan mobil. 

Cari tahu terlebih dahulu adakah tunggakan yang dimiliki kreditur lama. Jika ada mintalah kepada debitur lama untuk melunasi tunggakan beserta denda bila ada.

Setelah memastikan tidak ada masalah dengan pihak penjual, Anda bisa menerima tawaran over. Pada saat prosesnya cermati dan lengkapi persyaratan administrasi yang diminta. Jangan sampai Anda melewatkan dokumen yang berguna sebagai persyaratan.


Yang terakhir, pahami secara benar bagaimana proses perhitungan sisa kredit. Sebelum melakukan over Anda bisa menghitung terlebih dahulu berapa sisa cicilan yang harus dibayarkan beserta tambahannya. 

Jika calon penjual mematok harga terlalu tinggi, Anda wajib untuk waspada. Usahakan untuk melakukan over kredit dengan harga yang wajar.

over kredit mobil memang bisa menjadi jalan pintas untuk keluar dari masalah keuangan. Namun demikian penting bagi Anda untuk melakukan cara over kredit mobil secara benar. Dengan begitu semua pihak terkait baik itu leasing,

 Anda maupun calon pembeli tidak merasa dirugikan. Dan Anda pun tidak akan terbebani dengan bayangan pelanggaran hukum.

Monday, November 25, 2019

Aki adalah salah satu komponen penting dari sebuah mobil. Fungsi komponen ini cukup krusial bagi mobil diantaranya menyuplai kebutuhan arus listrik seperti lampu dan starter. Selain itu, aki juga berfungsi untuk menampung arus dan daya yang dihasilkan alternator dan merupakan penstabil listrik 12 volt. 


Masalah pada aki dapat menimbulkan masalah lain pada mobil. Salah satu masalah yang sering dihadapi pemilik mobil terkait komponen ini adalah aki soak. Nah, untuk mencari tahu apa saja yang menyebabkan aki soak, Anda bisa membaca ulasan di bawah ini:
 
1. Pemasangan Aksesoris Mobil

Sebagian pengguna mobil seringkali memasang aksesoris tambahan pada mobil. Upgrade audio, menambah lampu atau klakson adalah beberapa akesoris yang sering ditambahkan. 

Sebenarnya, sah-sah saja jika Anda ingin menambah aksesoris mobil, hanya saja Anda harus bersiap-siap jika aki mobil Anda mudah soak. 

Pasalnya, saat menambah aksesoris mobil, kebutuhan arus listrik pada mobil Anda akan meningkat, sedangkan suplai arus listrik yang dihasilkan tidak mengalami perubahan. Hal ini membuat aki cepat soak.

2. Konslet (Short To Ground)

Ketika konsleting terjadi, maka arus listrik dan muatan yang mengalir melonjak tinggi. Ini mengakibatkan terjadinya kebakaran akibat panas berlebih. Apalagi jika kabel yang dipakai memiliki luas penampang yang sempit dengan kapasitas arus kecil. Aki yang sering mengalami konslet akan mudah soak.

3. Kelalaian Penggunaan

Salah satu faktor utama penyebab aki soak berasal dari pengendara mobil itu sendiri. Kelalaian dalam penggunaan mobil seperti lupa mematikan lampu mobil, tidak menutup rapat pintu sehingga lampu pintu terus menyala menyebabkan arus listrik aki terbuang percuma untuk komponen. Akibatnya, aki cepat soak.

4. Mobil Lama Tidak Dipakai

Jika Anda berpikir untuk menghemat aki lebih baik mobil tidak dipakai, maka Anda keliru. Nyatanya mobil yang lama tidak dipakai justru membuat aki lebih cepat rusak. 

Ini sering terjadi terutama pada aki yang pernah diganti. Aki justru mudah soak pada mobil yang jarang dipakai karenan aki mempunyai sistem self discharge. 

Dengan adanya sistem ini, daya aki akan habis dengan sendirinya. Selain itu meskipun tidak digunakan, aki tetap menyuplai arus listrik pada mobil, sehingga aki cepat soak.

Bacaan lainnya: Tips memilih mobil bekas

5. Tidak Ada Pengisian

Faktor lain yang menyebabkan aki mudah soak adalah masalah sistem pengisian listrik atau alternator. Terkadang alternator tidak bekerja dengan semestinya atau soket alternator kendor. 

Masalah pada sistem pengisian listrik ini menyebabkan kebutuhan listrik ditanggung oleh aki.
Itulah tadi beberapa hal yang membuat aki mudah soak. 

Sebagai si empunya mobil, sudah sewajarnya bagi Anda memperhatikan "kesehatan" mobil Anda. Merawat aki agar tidak mudah soak adalah salah satu jalan untuk membuat mobil tetap awet.

Facebook

Recommended

Popular Posts

Site Stats